Jumat, 09 November 2007

CINTAKU DI SMANCEP

CINTAKU DI SMANCEP
Pandangan pertama........biasa aja!!!!!!!
Jumpa ke dua.......aku mulai tergoda
Dan seterusnya...................................
Aku terpana oleh asmara.........
Menanti hadirnya cinta ke dua
Siapakah gerangan kini.
Sesosok kekasih yang ku nanti???
Sebeningnya embun di pagi hari
Tak sebening bola matanya
Seputih-putihnya awan di siang hari
Tak kalah putih jg
Gelapnya dunia malam yang hitam
Tak kalah hitam pula rambutnya
Sesaat dia memandang.......
Saat dia tersenyum........mnzzzzzzzzzzzzzzzzzzzz 100% tnpa pemanis buatan
Siapakah gerangan sang penakluk hatiku????????????????????/

6 komentar:

2tik Imud mengatakan...

Shief,,
kamu jago banget c bwt puisi?
mw jd pungga yach??he....

Unknown mengatakan...

coba itu lagunya juga diposting, apalagi kalo dilengkapi dengan cord-nya wah pasti tambah banyak yang pengen ngunjungi weblog kamu

sansfiyah'sblog mengatakan...

puisinya terlalu gimana gitu....

KOMOTRA comunity mengatakan...

tyus berkarya ya.........
i loved smancep too....
berto anak S>I>D sebelas ipa dua

my blog screndo blog n komotra.co.cc.............oo

Setia Naka Andrian mengatakan...

ketika ingin bercerita

aku adalah cerita yang hilang
menari disepanjang alur serupa yang hendak diperankan
berpadu dengan sisa waktu tanpa tanda.
telah terjadi…
kerlip cahaya hinggapi kunang-kunang kecil
ketika aku ingin bercerita pada kerlip cahayamu,
tentang sebuah cemara yang memikat arti
yang belum kau ketahui,
karena begitu cepat menunggu…

sanggargema, 240109, 01.39 p.m

Setia Naka Andrian mengatakan...

Suatu hari, Plato bertanya pada gurunya, "Apa itu cinta? Bagaimana saya menemukannya? Gurunya menjawab, "Ada ladang gandum yang luas didepan sana. Berjalanlah kamu dan tanpa boleh mundur kembali, kemudian ambillah satu saja ranting. Jika kamu menemukan ranting yang kamu anggap paling menakjubkan, artinya kamu telah menemukan cinta"